Pulau Bali, yang dijuluki Pulau Dewata, telah lama menjadi primadona wisata bagi wisatawan lokal maupun internasional. Anda mungkin salah satu orang yang ingin ke sana?

Menurut data BPS Bali, jumlah wisatawan yang datang ke Bali pada tahun 2023 mencapai 5,2 juta pengunjung dimana jumlah itu sangat banyak.

Tujuan mereka ke Pulau Dewata tentu bermacam-macam, bisa dari keindahan pulau, pesona pantai, keanekaragaman budaya, atau hanya sekadar mengikuti tren saja. Namun, jarang sekali ada orang ke Bali dengan alasan kuliner di sana enak.

Apakah Bali tidak mempunyai wisata kuliner atau setidaknya makanan khas mereka sendiri?

Tentu Pulau Dewata punya banyak makanan khas yang bisa anda bawa pulang sebagai oleh-oleh. Tapi memang benar bahwa promosi kuliner di Bali seperti dianaktirikan.

Pemerintah setempat fokus pada promosi Bali sebagai tempat wisata alam dengan begitu banyak pantai yang mempesona, di lain sisi malah menenggelamkan potensi makanan khas Bali.

Oleh-oleh Makanan Khas Bali

Ilustrasi Makanan

Wisata kuliner tidak mendapatkan promosi yang cukup luas dan efektif. Mereka tidak memiliki platform yang memadai untuk menjangkau wisatawan yang lebih luas, sehingga tidak banyak yang tahu tentang makanan khas Bali.

Sekalipun tak banyak yang tau bukan berarti makanan tersebut tidak ada, berikut ini beberapa makanan khas Bali yang cocok dijadikan oleh-oleh.

#1 Pie Susu

Pie Susu - Oleh-oleh Pulau Dewata
Pie Susu – Oleh-oleh Pulau Dewata

Pie susu khas Bali adalah camilan mungil berbentuk bulat pipih dengan isian vla susu yang creamy dan gurih, dibalut kulit pie yang renyah. Rasanya yang manis dan teksturnya yang unik menjadikannya salah satu oleh-oleh khas Bali yang paling digemari.

Pie Susu dapat ditemukan di berbagai toko oleh-oleh dan kedai khusus di Bali, terutama di daerah-daerah wisata seperti Kuta, Ubud, dan Sanur. Produk ini juga sering dijual secara online untuk memudahkan pembelian oleh wisatawan yang ingin membawa pulang rasa khas Bali.

#2 Kacang Disko

Kacan Disko

Kacang Disco atau juga dikenal sebagai Kacang Bali Disco adalah salah satu camilan atau oleh-oleh khas Bali yang populer. Meski namanya “disko” bukan berarti kacang ini hanya dijual di diskotik saja, anda bisa membelinya di pusat oleh-oleh.

Kacang Disco terbuat dari kacang tanah yang digoreng hingga crispy. Setelah itu, kacang-kacang ini kemudian dicampur dengan campuran bumbu dan rempah khas Bali yang membuatnya memiliki cita rasa yang khas dan berbeda.

#3 Pia Legong

Ilustrasi Pia Legong - Oleh-oleh khas Bali
Ilustrasi Pia Legong – Oleh-oleh khas Bali

Pia legong adalah jenis kue atau pie yang terbuat dari campuran tepung terigu, gula, telur, mentega, dan bahan lainnya, dengan isian yang bervariasi seperti kacang hijau, kacang merah, atau cokelat. Kue ini kemudian dipanggang hingga matang dengan permukaan yang berwarna keemasan.

Nama legong sendiri terinspirasi dari tari Legong yang juga berasal dari Bali. Pia Legong tersedia di berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia dan Bukalapak dengan harga yang beragam.

#4 Dodol Buleleng

Dodol Buleleng
Ilustrasi Dodol Buleleng

Dodol ini berasal dari Buleleng, di kabupaten utara Bali, dan terkenal dengan teksturnya yang kenyal, rasa manis legit, dan aromanya yang harum. Dodol buleleng terbuat dari tepung ketan, santan, gula merah, dan nangka.

Dodol Buleleng biasanya berbungkus kulit jagung kering yang membuatnya lebih awet dan mudah disimpan. Kulit jagung kering ini juga memberikan aroma yang khas dan menambah kelezatan dodol. Proses pembuatan dodol ini masih dilakukan oleh masyarakat setempat secara tradisional, sehingga dodol ini tetap memiliki rasa yang otentik.

#5 Cokelat Luwak Bali

Cokelat Luwak Bali

Cokelat ini biasanya memiliki rasa manis dengan sedikit pahit dan memiliki nuansa rasa kacang. Cokelat Luwak Bali juga terkenal dengan harga yang relatif mahal karena proses pembuatannya yang unik, sulit dan lumayan lama.

Bagaimana cara cokelat ini dibuat?

Pembuatannya persis seperti kopi luwak dimana hewan ini memakan biji kakao (biji cokelat). Enzim dalam pencernaan luwak akan memecah protein dan senyawa pahit dalam biji kakao, menghasilkan rasa yang lebih halus dan aroma yang lebih kuat.

Kotoran luwak yang mengandung biji kakao dikumpulkan dan dibersihkan dari kotoran lainnya. Sampai biji kakao dipanggang untuk mengeluarkan aroma dan rasa khasnya yang kemudian diproduksi menjadi serbuk minuman dan cokelat batangan.

Makanan khas Bali telah menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata. Dengan berbagai varian makanan yang tersedia, masyarakat Bali telah berupaya keras untuk mempromosikan makanan khas Bali sebagai oleh-oleh yang punya cita rasa yang mengingatkan mereka tentang pulau indah ini.

Sebenarnya masih banyak makanan khas yang bisa anda coba di sana, sebut saja babi guling, kerupuk ceker ayam, kerupuk kulit babi, sampai makanan manis seperti pie eiji dan pia legong.

Sebetulnya, anda tak harus repot pergi ke luar penginapan untuk membeli oleh-oleh, karena anda bisa membeli dan memesannya di Instagram Pia Legong.

Oleh-oleh makanan khas Bali adalah cara sempurna untuk membawa pulang kenangan indah dan rasa Bali yang tak terlupakan. Selamat berbelanja dan menikmati kelezatan kuliner Bali!

Write A Comment