aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Raffi dan Nagita Tidur Mangap, Juga Dialami Banyak Orang, Apa Penyebabnya?

Monday, 3 July 2017 22:00:03 WIB | TEMPO
Raffi dan Nagita Tidur Mangap, Juga Dialami Banyak Orang, Apa Penyebabnya?
Nagita Slavina tidur dengan mulut terbuka

TABLOIDBINTANG.COM - Akun Instagram Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menyodorkan gambar yang lucu kepada para pengikutnya.

Dalam foto tampak Nagita Slavina sedang tertidur sambil memangku putranya, Rafathar. 

Yang membuat netizen tergelitik adalah pose tidur Nagita Slavina karena mulutnya terbuka alias mangap.

Selang beberapa waktu, Nagita Slavita tampaknya membalas postingan itu dengan mengunggah gambar Raffi Ahmad sedang tidur dengan mulut yang juga terbuka.

Tidur dengan mulut terbuka adalah masalah yang dialami banyak orang. Tak peduli pesohor atau orang biasa, tidur dengan mulut terbuka atau mangap adalah sebuah ketidaksadaran yang tentunya ingin dihindari setiap orang.

Tidur yang cukup adalah kunci kesehatan. Tapi tidur dengan mulut terbuka akan mempengaruhi kualitas tidur dan bisa menyebabkan komplikasi kesehatan lain.

Untuk mengetahui kenapa banyak orang tidur sambil mangap dan apa efek samping yang paling banyak terjadi?

Berikut ini ulasan yang dikutip dari newhealthadvisor.com.

1. Penyebab mendengkur
Salah satu alasan orang mendengkur adalah karena tidur dengan mulut terbuka. Mulut mungkin terbuka akibat posisi tidur yang kurang nyaman. Otot langit-langit mulut juga dalam keadaan rileks pada posisi tersebut, yang akan membuat lidah dan langit-langit mulut bergetar saat kita menarik napas dan menyebabkan dengkuran.

2. Penyebab sleep apnea
Bila tidak segera diatasi, kebiasaan mendengkur bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius, yang disebut sleep apnea, yakni kondisi di mana kita berhenti bernapas sesaat ketika tidur. Penyebabnya adalah iritasi pada sistem pernapasan. Para penderitanya biasanya mengalami disorientasi ketika terjaga dan luar biasa lelah. Mereka juga berpotensi mengalami serangan jantung.

3. Pemicu asma
Gejala asma bisa semakin parah bila tidur dengan mulut menganga. Penyebab utamanya adalah udara yang masuk lewat mulut. Ketika menarik napas langsung masuk ke paru-paru tanpa disaring lagi oleh hidung. Artinya, risiko menghirup sumber alergi, seperti debu, serbuk tanaman, dan bulu binatang kian besar sehingga menyebabkan serangan asma.

4. Penyebab halitosis
Halitosis lebih dikenal dengan bau napas tak sedap. Penyebabnya adalah perkembangan bakteri mulut yang terlalu banyak. Hal ini bisa terjadi akibat mulut kering saat kita bernapas lewat mulut dan menyebabkan liur pengusir bakteri mulut berkurang. Menghirup penyebab alergi dan bakteri mulut juga bisa memperparah halitosis.

5. Penyebab gigi keropos
Hasil penelitian menunjukkan tidur dengan mulut menganga memperbesar risiko gigi keropos. Pengeroposan terutama terjadi di bagian belakang gigi. Penyebabnya adalah keasaman mulut turun dari kadar normal (sekitar 7,7) menjadi rata-rata (sekitar 6,6). Banyaknya zat asam di mulut pun menyebabkan enamel gigi terkikis dan membuat gigi keropos.

 

TEMPO.CO

Komentar