Cara Ternak Ikan Gurame – Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, jika ikan gurame merupakan salah satu lauk favorit bagi segala golongan masyarakat. Memiliki daging yang terasa lezat, lembut dan kaya akan akan gizi, membuat ikan gurame menjadi salah satu jenis ikan unggulan yang banyak diminati.

Daya konsumsi ikan masyarakat  yang terhitung tinggi di setiap waktunya, sehingga menyebabkan permintaan akan ketersedian ikan gurame segar di pasaran selalu mengalami peningkatan. Hal ini menjadi sebuah kesempatan yang baik bagi kamu untuk melakukan budidaya ternak ikan gurame, guna dijadikan salah satu opsi bisnis yang  dilakukan  mampu menawarkan keuntungan yang cukup tinggi.

Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mencoba menekuni bisnis ternak ikan gurame ini? Jika tertarik, simaklah artikel berikut ini, karena aura.co.id akan membahas hal tersebut secara lengkap.

Keuntungan Ternak Ikan Gurame

Berani mencoba untuk melakukan ternak ikan gurame merupakan sebuah langkah bisnis yang baik untuk ditekuni. Ada beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan, jika memberanikan diri untuk mencoba melakukan budidaya ternak ikan gurame ini. Keuntungan tersebut antara lain:

1.Tingginya permintaan pasar

Terkenal akan rasanya yang lezat dan juga kandungan gizi yang dimiliki, membuat ikan gurame menjadi salah satu ikan primadona yang banyak dicari dipasaran. Hal ini tentu menjadi salah satu keuntungan yang dapat diperoleh seorang peternak ikan gurame, karena tidak akan merasa bingung untuk melakukan pemasaran.

2. Harga jual yang tinggi

Dibandingkan dengan harga jual ikan-ikan konsumsi lainnya seperti nilai atau mas yang biasanya hanya akan dibandrol dengan harga Rp 30.000 – Rp 35.000/kg, ikan gurame memiliki harga jual yang lebih tinggi yaitu berkisar di harga Rp 40.000 – Rp 50.000/kg.

3.Masih minim kompetitor

Dibandingkan dengan ikan konsumsi jenis lainnya, ikan gurame memang memiliki proses dan waktu ternak yang sedikit lebih lama. Hal ini mengakibatkan banyak orang malas untuk melakukan budidaya ikan jenis ini.  Namun, dengan kesabaran dan ketekunan, kamu berpeluang besar untuk dapat sukses dalam ternak ikan gurame.

Cara Ternak Ikan Gurame

Cara Ternak Ikan Gurame

Untuk menjadi seorang peternak ikan gurame yang sukses, peternak pemula harus dapat mengetahui dan memperlajari bagaimana cara ternak ikan gurame yang baik dan benar, agar  hasil panen yang nantinya didapatkan dapat optimal.

Sebagai bahan referensi, berikut ini adalah cara ternak ikan gurame yang baik dan benar, yang dapat kamu coba terapkan:

1. Menyiapkan media ternak

Media ternak menjadi hal pertama yang harus disiapkan bagi kamu yang ingin mencoba beternak ikan gurame. Jenis media ternak yang pada umumnya digunakan untuk beternak ikan gurame adalah kolam, yang harus dapat memenuhi beberapa unsur berikut ini:

  • Lokasi pembuatan kolam harus berada di tempat yang dapat terpapar sinar matahari secara langsung dan terhindar dari berbagai macam gangguan pemangsa.
  • Memiliki ukuran 8 x 10 x 1 meter, atau dapat juga disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Kolam dapat dibuat dari beton, terpal atau tanah liat.
  • Suhu air kolam harus berada direntang 26-28º C.
  • Menuangkan kapur pertanian sebanyak 200 gram setiap meter.

2. Melakukan pemilihan bibit

Pemilihan bibit gurame yang memiliki kualitas unggul menjadi langkah selanjutnya yang harus dilakukan. Langkah ini menjadi sebuah langkah yang krusial, sebab kualitas dari bibit gurame yang digunakan akan menjadi salah satu faktor penentu dari hasil panen yang nantinya didapatkan. 

Bagi kamu yang masih merasa bingung tentang bagaimana cara memilih bibit ikan gurame yang berkualitas, berikut ini ada beberapa ciri-ciri yang dapat kamu jadikan pedoman dalam pemilihan:

  • Memiliki berat ± 100 gram
  • Memiliki ukuran ± 2 cm.
  • Tidak terlihat memiliki cacat fisik
  • Memiliki gerak yang lincah
  • Mempunyai nafsu makan yang baik.
  • Memiliki warna yang cerah.

Jika kamu masih merasa sebagai seorang peternak ikan gurame pemula, disarankan untuk menggunakan bibit yang sudah berwujud ikan, dibandingkan dengan menggunakan wujud telur. Hal ini dikarenakan, selain lebih mudah dalam perawatan, bibit ikan gurame dengan wujud ikan tidak terlalu banyak memakan waktu pemeliharaan.

3. Pemberian pakan

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam melakukan ternak ikan gurame adalah melakukan pemberian pakan secara tepat dan teratur. Gunakan pakan yang memiliki kandungan nutrisi berupa protein nabati dan hewani yang tinggi guna mempertahan kondisi ikan agar tetap sehat dan juga memacu pertumbuhan ikan gurame menjadi lebih cepat.

Kamu dapat menggunakan pakan berupa  sayuran hijau, seperti daun singkong, selada air, atau daun talas guan memenuhi kebutuhan protein nabati, sedangkan untuk mencukupi kebutuhan protein hewani dari pakan kamu dapat menggunakan maggot, ampas tahu, bekicot, jagung rebus, dedak, dan pelet.

4. Tahap pemeliharaan

Langkah keempat yang harus diperhatikan adalah pemeliharaan ketika membuat kolam dan menyebar bibit ikan. Setelah itu, Anda harus memelihara ikan dengan sungguh-sungguh. Anda dapat menempatkan eceng gondok di permukaan kolam yang sangat berguna bagi ikan, seperti mencegah sinar matahari secara berlebihan masuk ke kolam. Selain itu, sirkulasi air juga sangat penting. Buatlah sirkulasi yang baik agar air selalu terganti dan tidak terlalu kotor. Pastikan kebersihan air terjaga dari sisa-sisa pakan yang diberikan karena jika air kotor dan sirkulasinya tidak baik, ikan gurame mudah terkena penyakit.

Dalam pemeliharaan, Anda juga harus memperhatikan kesehatan ikan karena ikan gurame mudah terserang penyakit, terutama jika air kotor dan sirkulasinya buruk. Untuk mencegah penyakit, Anda bisa menambahkan sanitizer ke kolam setiap dua minggu sekali dan membersihkan kolam dari sisa-sisa makanan dan kotoran lainnya. Selalu perhatikan kesehatan ikan gurame karena jika satu ikan sakit, ikan lainnya dapat dengan mudah tertular.

5.Masa panen

Langkah terakhir dalam kegiatan ternak ikan gurame adalah melakukan pemanenan. Kegiatan pemanenan ikan gurame dapat dilakukan Panen ikan gurame dapat dilakukan setelah ikan mencapai ukuran yang diinginkan atau setelah mencapai umur yang cukup matang untuk dipanen. Waktu panen ikan gurame dapat bervariasi tergantung pada tujuan pemeliharaan dan jenis ikan gurame yang dipelihara.

Jika tujuan pemeliharaan adalah untuk konsumsi, biasanya panen dilakukan ketika ikan gurame mencapai ukuran yang sesuai dengan pasar atau dengan kebutuhan konsumen. Ukuran ikan gurame yang siap dipanen biasanya berkisar antara 300-500 gram atau lebih besar tergantung pada permintaan pasar.

Namun, jika tujuan pemeliharaan adalah untuk pengembangbiakan atau untuk menghasilkan bibit, panen ikan gurame dapat dilakukan setelah mencapai ukuran dan umur yang cukup matang untuk dipijahkan. Pada umumnya, ikan gurame dapat dipijahkan pada usia 8-12 bulan atau ketika beratnya mencapai sekitar 200-300 gram.

Perlu diingat bahwa panen ikan gurame juga harus memperhatikan kondisi kesehatan ikan dan kualitas air kolam. Panen sebaiknya dilakukan pada saat kondisi air kolam dalam keadaan bersih dan kondisi ikan dalam keadaan sehat.

Sekian informasi mengenai bagaimana cara ternak ikan gurame yang baik untuk para pemula, semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagimu. Terimakasih telah membaca….